TGINSIGHT CHAT
Telegram Info Indonesia
@tginfoid
TeknologiInformasi tentang Telegram. Diskusi: @tginfoidchat Beta: @betainfoid Feedback: @infowritebot Berita telegram dalam bahasa Indonesia.
Postingan terbaru
Hal. 6 dari 83 · 991 postingan
Diposting 30 Mei
Reaksi Cepat Diatur Ulang ke ❤️ Pada tanggal 29 Mei, pengguna Telegram mulai mengeluh bahwa “reaksi cepat” mereka disetel ke ❤️. Tidak semua pengguna mengalami bug tersebut, tetapi tampaknya bug tersebut tidak terkait dengan aplikasi tertentu: keluhan datang dari pengguna di semua platform — Android, iOS, dan Windows. Alasan di balik bug tersebut saat ini tidak diketahui. Berikut ini cara mengubah reaksi cepat Anda jika diubah karena kesalahan: • Telegram Android : Pengaturan › Pengaturan Obrolan › Stiker dan Emoji › Reaksi Cepat • Telegram iOS : Pengaturan › Tampilan › Stiker dan Emoji › Reaksi Cepat • Telegram Desktop : Pengaturan › Pengaturan Obrolan › Reaksi Klik Dua Kali #reaksi
Hashtags
Diposting 29 Mei
Kinerja Keuangan Telegram di 2024 dan Penerbitan Utang Baru Telegram sedang menerbitkan obligasi senilai sekitar $1,5 miliar untuk membayar ulang utang yang sudah ada. Proses penerbitan ini dimulai pada hari Selasa dan bisa selesai secepatnya minggu depan.…
Diposting 29 Mei
Diposting 29 Mei
Telegram Akan Terintegrasi dengan Grok, Chatbot AI Milik Elon Musk Pendiri Telegram, Pavel Durov, mengumumkan bahwa Telegram dan Elon Musk telah sepakat untuk mengintegrasikan Grok, chatbot buatan xAI, ke dalam aplikasi Telegram mulai musim panas ini. Lewat kerja sama selama satu tahun ini, pengguna Telegram akan bisa menggunakan Grok langsung di dalam aplikasi. Telegram juga akan menerima 300 juta dolar AS dalam bentuk uang tunai dan saham dari xAI, serta 50% dari pendapatan langganan Grok yang dibeli lewat Telegram. Grok kemungkinan juga akan tersedia sebagai layanan langganan terpisah. Privasi Pengguna Pavel Durov mengatakan bahwa hanya data yang dibagikan oleh pengguna dan lawan bicara mereka saja yang akan dikirim ke Grok. Namun, Durov tidak menjelaskan apakah xAI bisa menggunakan data tersebut untuk melatih model AI-nya. Perlu dipahami, pernyataan soal privasi ini bukan jaminan jangka panjang, Telegram sebelumnya pernah mengubah kebijakan privasinya meskipun sempat berjanji akan menjaga data pengguna. Fitur-Fitur Baru yang Akan Hadir Dalam pengumumannya, Durov menyertakan video konsep fitur-fitur baru. Tapi perlu diingat, versi akhir fitur-fitur ini bisa saja berbeda dari yang diperlihatkan. 1. Grok Tersemat di Atas (0:02) Grok akan muncul di obrolan sematan bagian atas, tapi kemungkinan bisa di-unpin (dilepas), karena di video ada tombol “Unpin”. 2. Bertanya Lewat Pencarian Global (0:04) Akan muncul tombol Grok di pencarian global. Pertanyaan yang diketik bisa langsung dikirim ke Grok. 3. Obrolan Pakai Thread (0:08) Anda bisa ngobrol dengan Grok dalam beberapa thread sekaligus, tampilannya mirip forum tapi bersifat pribadi. 4. Edit Teks Sebelum Dikirim (0:12) Setelah mengetik pesan, Anda bisa pilih teks lalu klik “Alat AI” untuk menyunting teks. Pilihannya ada “Perbaiki”, “Perluas”, atau “Ubah Nada”. 5. Ringkasan Chat (0:16) Tahan lama indikator pesan belum dibaca, lalu pilih “Ringkas” untuk melihat ringkasan isi chat yang belum Anda baca. Anda bisa atur jangkauan pesan yang ingin diringkas dan nada bahasanya. 6. Ringkasan Dokumen (0:20) Pada dokumen PDF yang dikirim di chat, akan muncul pilihan “Ringkas” tanpa perlu membuka file tersebut. 7. Ringkasan Tautan (0:24) Tahan lama tautan dalam chat dan pilih “Ringkas” untuk dapat ringkasan isi artikel (khusus yang mendukung Instant View). Ringkasan ini juga bisa didengarkan dalam bentuk audio. 8. Moderasi Grup Otomatis (0:28) Grok bisa membantu admin memoderasi grup. Di contoh video, Grok memberi peringatan ke pengguna dan mengancam akan memblokir jika melanggar lagi. Tapi belum jelas bagaimana admin bisa mengatur aturannya. 9. Grok di Chat Pribadi (0:32) Anda bisa atur Grok untuk membalas pesan pribadi sebagai diri sendiri. Anda juga bisa lihat balasan Grok secara real-time dan ambil alih kendali kapan saja. 10. Cek Fakta di Channel (0:36) Akan ada tombol “Cek Fakta” di menu pesan di channel. Tapi belum jelas sumber apa yang dipakai Grok untuk melakukan cek fakta. 11. Buat Stiker Otomatis (0:40) Anda bisa mengetik deskripsi stiker yang Anda mau, lalu Grok akan membuatkan stiker, termasuk stiker video. 12. Buat Avatar Otomatis (0:44) Seperti stiker, Anda juga bisa buat avatar dari deskripsi teks. Dalam contoh video, pengguna minta ubah latar avatar, tetapi waja tetap sama. Jadi mungkin Anda juga bisa sunting foto Anda sendiri, bukan hanya buat gambar dari nol. #Grok#AI
Diposting 27 Mei
10 Juta Pelanggan Telegram Premium Telegram mengumumkan pencapaian penting di blognya, mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan Telegram Premium telah melampaui 10 juta. Angka ini menunjukkan bahwa jumlah pelanggan telah berlipat ganda dalam waktu kurang dari…
Diposting 23 Mei
Vietnam Blokir Telegram Reuters melaporkan bahwa kementerian teknologi Vietnam telah memerintahkan penyedia telekomunikasi untuk memblokir aplikasi Telegram karena gagal bekerja sama dalam memerangi dugaan kejahatan yang dilakukan oleh penggunanya. Menurut polisi, 68% dari 9.600 channel dan grup Telegram di negara itu melanggar hukum dalam hal penipuan, perdagangan narkoba, dan kasus dugaan terorisme. Selain itu, menurut polisi, “banyak grup dengan puluhan ribu anggota dibentuk oleh oposisi dengan tujuan menyebarkan dokumen antipemerintah.” Dokumen tertanggal 21 Mei itu memerintahkan perusahaan telekomunikasi untuk mengambil tindakan pemblokiran Telegram dan melaporkannya ke kementerian paling lambat 2 Juni. #Pemblokiran#Vietnam
Hashtags
Diposting 23 Mei
Diposting 23 Mei
Telegram Mengubah Perilaku Opsi Saat Menghapus Pesan Pada versi terbaru aplikasi seluler Telegram, perilaku opsi "Laporkan spam," "Hapus semua dari...," dan "Blokir..." telah diubah di layar yang dilihat administrator grup saat menghapus pesan. Namun, perilaku opsi ini berbeda antara Telegram untuk Android dan Telegram untuk iOS: • Telegram untuk Android sekarang mengingat status kotak centang untuk opsi ini saat menghapus pesan dan akan memulihkan pengaturan yang disimpan saat pesan dihapus berikutnya. • Telegram versi Beta untuk iOS sekarang opsi selalu aktif. Beberapa administrator tidak senang dengan perubahan ini. Pertama, mereka terbiasa dengan semua opsi yang dinonaktifkan secara default. Sekarang, mereka terkadang menghapus pesan dan memblokir pengguna secara tidak sengaja, karena lupa menonaktifkan opsi yang diaktifkan secara bawaan. Kedua, administrator grup tidak mengerti mengapa pengembang aplikasi berasumsi bahwa jika suatu pesan sebelumnya dihapus bersamaan dengan keluhan dan pemblokiran pengguna, administrator akan ingin melakukan hal yang sama di lain waktu. Hal mana yang Anda sukai? Berikan suara Anda dalam jajak pol kami.
Diposting 23 Mei
Telegram Raih Keuntungan untuk Pertama Kalinya Pendiri Telegram, Pavel Durov, mengumumkan melalui channel resminya bahwa Telegram berhasil mencatatkan keuntungan untuk pertama kalinya dalam sejarah. Durov juga memaparkan sejumlah pencapaian penting: …
Diposting 22 Mei
Channel Pesan Pada versi Beta Telegram untuk iOS 11.12 (30793), pengguna sekarang bisa mengirim pesan langsung ke admin channel, menurut laporan dari channel “teleLakel”. Biaya untuk mengirim pesan ini bisa mulai dari 0 sampai 10.000 star Telegram. Fitur ini sebelumnya juga sempat muncul di Telegram versi macOS. Saat ini, fitur ini masih dalam tahap pengembangan awal, hanya bisa digunakan di server uji, dan bisa saja berubah nanti. #iOS#beta
Diposting 16 Mei
Masalah Saat Membeli Hadiah Belakangan ini, pengguna mengalami kendala saat mencoba membeli hadiah di pasar Telegram. Dua masalah yang paling sering terjadi adalah: 1. Tidak terjadi apa-apa saat tombol beli ditekan. 2. Aplikasi menampilkan pesan kesalahan dengan kode STARGIFT_RESELL_TOO_EARLY_xxxxxxx, di mana xxxxxxx adalah angka. Penyebab kesalahan ini adalah karena pasar mungkin menampilkan hadiah yang sebenarnya tidak tersedia untuk dibeli. Ini karena, sejak 13 Mei, Telegram membuat aturan bahwa hadiah tidak bisa dijual kembali sampai 21 hari berlalu sejak hadiah itu diterima atau ditingkatkan oleh pemiliknya saat ini. Tapi, hadiah yang sudah ditawarkan untuk dijual sebelum aturan ini berlaku masih muncul di daftar jual kembali, meskipun tidak bisa dibeli. Jika aplikasi menampilkan kesalahan STARGIFT_RESELL_TOO_EARLY_xxxxxxx saat mencoba membeli hadiah, angka xxxxxxx menunjukkan sisa detik sampai hadiah itu bisa dibeli. Bagi angka ini dengan 86.400 untuk tahu berapa hari lagi sampai Anda bisa membeli hadiah tersebut. #Hadiah
Hashtags
Diposting 15 Mei
Iklan di Bot Sekarang Bisa Dibayar dengan Mata Uang Biasa Telegram Ads kini meluncurkan iklan dalam bot yang bisa dibayar dengan euro dan rubel, menurut OneSpot. Sebelumnya, iklan seperti ini hanya bisa dibayar pakai TON atau Telegram Stars. Penting: Beda dengan pembayaran pakai TON, pembayaran dengan mata uang biasa lewat Telegram Ads memungkinkan pengiklan tidak hanya memilih bot tertentu, tapi juga memilih topik iklan. Saat ini, fitur ini hanya tersedia untuk agen periklanan. Poin Utama: • Iklan tersedia di bot dengan lebih dari 1.000 pengguna harian. • CPM minimum adalah €1. • Anda bisa memilih sampai 9 bot spesifik atau topik iklan. • Interaksi iklan hanya bisa dilakukan di dalam Telegram - tanpa tautan eksternal. • Penargetan berdasarkan lokasi tidak didukung. #Periklanan
Hashtags