Isi
Fragment Menghadirkan Verifikasi Identitas Wajib untuk Transaksi Layanan Telegram Platform Fragment telah meluncurkan prosedur KYC (pengesahan identitas). Hal ini berarti platform tersebut mungkin meminta data pribadi serta dokumen pendukung untuk melaksanakan beberapa aktivitas tertentu. Poin Utama: • Verifikasi Wajib: Kini, untuk memperoleh "stars" dan layanan lainnya, termasuk Telegram Premium atau nomor anonim, Anda harus melalui prosedur KYC (Know Your Customer). • Proses Verifikasi: Fragment memanfaatkan jasa pihak ketiga, Sumsub, yang memiliki mekanisme otomatis untuk mengesahkan identitas pengguna. • Data yang Dibutuhkan: Pembeli wajib menyertakan surel, nomor telepon, salinan dokumen identitas yang dipindai, dan foto wajah mereka. Anda dapat memeriksa pengesahan akun Telegram dan wallet TON Anda melalui halaman profil Fragment. Pembelian Telegram Premium dan stars melalui @PremiumBot serta app store tetap dapat dilakukan tanpa perubahan. Durov's Codemengingatkan (Bahasa Rusia) bahwa nomor anonim dan username bisa dibeli menggunakan mata uang kripto tanpa KYC melalui pasar terdesentralisasi, seperti Getgems.io. Meski NFT diperoleh dari platform pihak ketiga, pengaktifannya di Telegram tetap melalui Fragment. Tim penyunting @tginfo belum mengetahui apakah pengguna yang belum terverifikasi akan tetap dapat memakai NFT mereka di Telegram di masa mendatang. Kepemilikan NFT tidak menjamin bahwa pembelian tersebut dapat digunakan di Telegram, seperti yang telah dijelaskan (Bahasa Rusia) pada tahun 2022. Tim penyunting @tginfo juga belum mengetahui alasan diberlakukannya prosedur KYC ini. Pihak perwakilan Telegram belum memberikan tanggapan terkait pembaruan ini. #Fragment