Isi
Peretasan Akun melalui Pesan Hadiah Fiktif Metode paling umum untuk merampas akun Telegram masih melalui rekayasa sosial. Pelaku membujuk korban untuk memberikan rincian masuk (login) mereka dengan cara mengancam (“Akun Anda akan diblokir dalam 24 jam jika Anda tidak masuk ke situs ini”) atau menjanjikan manfaat tertentu. Dalam beberapa hari terakhir, semakin banyak pengguna melaporkan menerima pesan palsu dari pelaku terkait pemberian langganan Telegram Premium. Pesan tersebut memuat tautan yang diklaim perlu diakses untuk memperoleh hadiah. Saat mengklik tautan tersebut, pengguna diminta untuk mengisi rincian akun mereka (nomor telepon, kode otorisasi sekali pakai, dan sandi cloud), yang langsung jatuh ke tangan pelaku. Mohon waspada! • Jangan memasukkan rincian akun Anda ke bot mana pun atau situs apa pun kecuali Anda sangat yakin sedang berinteraksi dengan sumber resmi Telegram. • Tinjau tautan yang Anda akses di Telegram: pada aplikasi ponsel, tekan dan tahan tautan tersebut, dan pada Telegram Desktop, arahkan kursor tetikus ke tautan. • Ikuti semua pedoman lainnya di bagian “6. Cara Mengamankan Akun Anda dari Peretasan” dalam artikel kami tentang peretasan akun (Bahasa Inggris). #peretasan