#other#clients#mcp
The Model Context Protocol (MCP) is an open standard that lets AI models easily and securely connect to different data sources and tools, making it much simpler for developers to build smart apps that can access files, databases, and APIs without custom code for each one[2][3][4]. There are many free and easy-to-use MCP clients—like desktop apps, web apps, and command-line tools—that let you quickly add new AI features and automate tasks, so you can get more done with less effort and technical hassle. This means you can use AI to help with coding, data analysis, and daily work, all while keeping your data safe and your setup flexible[2][3][4].
https://github.com/punkpeye/awesome-mcp-clients
[World Antibiotic Awareness Week]
.
https://www.instagram.com/p/B5ArC29pm93/?igshid=eo3jxo0hbaik
.
https://www.facebook.com/864416113651534/posts/2527773320649130/?substory_index=0
.
Sejak tahun 2015, pada bulan November setiap tahun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaksanakan kegiatan World Antibiotic Awareness Week (WAAW) atau Pekan Kesadaran Antibiotik se-Dunia untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang resistensi antimikroba dan penggunaan antibiotik secara bijak.
Tahun ini WAAW diadakan pada tanggal 18 - 24 November 2019.
.
Di Indonesia, semua pihak berupaya untuk turut berperan aktif dlm pengendalian dan pencegahan resistensi antibiotik. Tim Pelaksana Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) bersamaan dg peringatan HUT RSCM-FKUI yg ke-100 tahun, memperingati WAAW 2019 dengan berbagai kegiatan. Salah satunya yaitu *Siaran Radio dengan topik "Gunakan Antibiotik dengan Bijak"*
.
Siaran ini dapat disimak di *RRI Pro 1 FM 91,2 Mhz, pada hari Selasa, 19 November 2019 pukul 11.20 - 11.55 WIB*.
Narasumber:
dr. Robert Sinto, Sp.PD-KPTI, anggota Tim Pelaksana PPRA RSCM.
.
Jadi, catat waktunya, stay tuned dan jangan ketinggalan ya!
Jangan lupa juga untuk dibagikan sebanyak-banyaknya agar lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
Yuukk gunakan antibiotik dengan bijak, cegah kekebalan bakteri, dan selamatkan antibiotik untuk anak-cucu kita.
.
#worldantibioticawarenesweek2019
#WAAW2019
#antimicrobialresistance
#AMR
#bijakantibiotik
#bijakcerdasantibiotik
#saveantibiotic
#apotekerindonesia
#apotekermuda
#tenagakesehatan
#bidanindonesia#bidancantik#perawat#perawatindonesia#dokter#dokterindonesia
#gemacermat
#cerdasgunakanobat
Kenapa kita perlu pakai Masker untuk mencegah Covid-19?
Belajar dari pengalaman Republik Chekoslowakia
(BAGIAN-1)
.
https://www.instagram.com/p/B_ax4geJ8E4/?igshid=9jr3qmeh747h
.
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=120291336305496&id=103148744686422
.
(BAGIAN 2)
.
https://www.instagram.com/p/B_ayO71JgRR/?igshid=18ub1miqmrh6k
.
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=120292792972017&id=103148744686422
.
Waktu awal terjadinya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), masyarakat yang sehat dilarang meggunakan Masker. Hanya tenaga kesehatan dan orang yang sakit diperbolehkan menggunakan masker.
.
Itu karena masker menjadi langka di pasaran dan langka, karena hampir semua orang "menyerbu" untuk mencari Masker, padahal saat itu dinyatakan tidak perlu jika kondisi sehat.
.
Namun kemudian diketahui bahwa ternyata orang yang tertular virus SARS-COV2 tidak selalu menunjukkan gejala. Karena ternyata, ada orang sakit Covid-19 pada awalnya terlihat sehat, disebut Orang Tanpa Gejala (OTG). .
Itu sebabnya kemudian semua orang diminta menggunakan masker, karena jika seseorang ternyata mengidap Covid-19, dapat mencegah air liurnya menular pada orang lain jika Ia menggunakan masker.
.
Bagaimana hal ini bisa terjadi? Mari kita saksikan video yang dibuat oleh Republik Chekoslowakia ini, yang telah berhasil menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan.
Terdiri dari 4 (empat).bagian video, saksikan semuanya di akun ini ya, sooob...
Jangan lupa dibagikan pada keluarga, Saudara, Sahabat dan teman-temanmu semua.
Bersama kita bisa melawan Covid-19!! 💪✊👊👊
.
IG @infokom.farmasi
Twitter @infokom.farmasi
FB 'Informasi Kefarmasian dan Kesehatan'
Email: [email protected] .
#maskeruntuksemua#maskforall#covid19#lawancovid19#coronavirus#gejalacovid19#apotekerpedulicovid19#apotekerbersamamasyarakatmelawancovid19#apotekertetappraktik
#inpharcom#bukukesehatan#bukufarmasi#ppiai#pafi#tenagafarmasi#tenagatekniskefarmasian#apoteker#apotekerindonesia#apotekermuda#apotekermudaindonesia#dokterindonesia#dokter#perawat#perawatindonesia#perawathebat#gemacermat#cerdasgunakanobat