#csharp#agent#ai#avalonia#chat#claude#deepseek#gpt_oss#grok#llm#mcp#ollama#openai#rag#ui_automation
Everywhere is an AI assistant that works directly on your screen without needing screenshots or app switching. You just press a shortcut and it understands the context instantly to help you with tasks like fixing errors, summarizing articles, translating text, or improving your writing tone. It supports many AI models and runs on Windows, with macOS and Linux versions coming soon. This tool saves you time and effort by giving quick, relevant help exactly where you need it, making your work and browsing smoother and more efficient. It also supports multiple languages and has a modern, easy-to-use interface.
https://github.com/DearVa/Everywhere
😄As
➖➖➖➖➖➖
🔘 As, as a conjunction, can be used to say that things are happening at the same time. We use 'as' with the background event, or when there are two short events
🔜 As you watch this video, I hope you take notes
🔘 As can introduce the reason for something, especially when it's something that we already know about.
🔜 As it's nice today, I'm going to work outside.
🔘 As can link to the way that something is done.
🔜 Watch me and do it as I do it.
#As👨🏫@America
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
🆕 Crypto News @Money
😁 Crypto Game @Egame
🇺🇸 US News @America
🇯🇵 Japan News @Japan
🇦🇪 UAE News @Dubai
▶️ Popular Movies @Videos
😜 Best Funny Video @Funnys
Telegram Telah Mengubah Pendekatannya dalam Bekerja Sama dengan Pihak Berwenang AS
Menurut data baru yang dirilis Telegram, perusahaan pengirim pesan itu telah meningkatkan kerja samanya dengan lembaga penegak hukum Amerika Serikat secara signifikan pada tahun 2024.
• Telegram telah memenuhi 900 permintaan dari otoritas AS untuk tahun 2024, menyediakan data untuk 2.253 pengguna.
• Hanya 14 permintaan yang memengaruhi 108 pengguna yang telah diproses hingga Oktober 2024.
• Jumlah permintaan yang dipenuhi meroket setelah CEO Pavel Durov ditangkap di Prancis pada bulan Agustus 2024.
• Telegram memperbarui kebijakan privasinya pada bulan September, yang mengizinkan pengungkapan alamat IP dan nomor telepon kepada penegak hukum, tetapi hanya jika diwajibkan secara hukum.
Para ahli mengaitkan perubahan kebijakan Telegram dengan meningkatnya tekanan dari regulator di berbagai negara. Sebelumnya, perusahaan tersebut dikenal karena penolakannya untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dalam penyediaan data pengguna.
Telegram belum memberikan komentar resmi apa pun tentang peningkatan jumlah permintaan yang terpenuhi saat artikel ini ditulis.
#AS