🔻NUOVO NORD IL 14 OTTOBRE? 🔻
#OP#NORD
Sappiamo già che il 14 ottobre non ci sarà nessun OnePlus 8T Pro, ma questo non significa che 8T sarà l'unico telefono presentato.
Un post su Instagram pubblicato sull'account oneplus.nord ci suggerisce che un nuovo telefono potrebbe presto raggiungere il Nord originale.
Si tratta di Billie, conosciuto come Nord N10 5G, un telefono con Snapdragon 690 5G e che dovrebbe arrivare negli Stati Uniti (il Nord originale non ci è arrivato).
Non sappiamo se effettivamente sarà presentato né quando e come arriverà. Possiamo solo aspettare.
Pierre
—
Il nostro canale 👉🏻@oneplusguide
I nostri gruppi 👉🏻@oneplusitcommunity
😄As
➖➖➖➖➖➖
🔘 As, as a conjunction, can be used to say that things are happening at the same time. We use 'as' with the background event, or when there are two short events
🔜 As you watch this video, I hope you take notes
🔘 As can introduce the reason for something, especially when it's something that we already know about.
🔜 As it's nice today, I'm going to work outside.
🔘 As can link to the way that something is done.
🔜 Watch me and do it as I do it.
#As👨🏫@America
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
🆕 Crypto News @Money
😁 Crypto Game @Egame
🇺🇸 US News @America
🇯🇵 Japan News @Japan
🇦🇪 UAE News @Dubai
▶️ Popular Movies @Videos
😜 Best Funny Video @Funnys
Telegram Telah Mengubah Pendekatannya dalam Bekerja Sama dengan Pihak Berwenang AS
Menurut data baru yang dirilis Telegram, perusahaan pengirim pesan itu telah meningkatkan kerja samanya dengan lembaga penegak hukum Amerika Serikat secara signifikan pada tahun 2024.
• Telegram telah memenuhi 900 permintaan dari otoritas AS untuk tahun 2024, menyediakan data untuk 2.253 pengguna.
• Hanya 14 permintaan yang memengaruhi 108 pengguna yang telah diproses hingga Oktober 2024.
• Jumlah permintaan yang dipenuhi meroket setelah CEO Pavel Durov ditangkap di Prancis pada bulan Agustus 2024.
• Telegram memperbarui kebijakan privasinya pada bulan September, yang mengizinkan pengungkapan alamat IP dan nomor telepon kepada penegak hukum, tetapi hanya jika diwajibkan secara hukum.
Para ahli mengaitkan perubahan kebijakan Telegram dengan meningkatnya tekanan dari regulator di berbagai negara. Sebelumnya, perusahaan tersebut dikenal karena penolakannya untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dalam penyediaan data pengguna.
Telegram belum memberikan komentar resmi apa pun tentang peningkatan jumlah permintaan yang terpenuhi saat artikel ini ditulis.
#AS