TGTGInsighttelegram intelligenceLIVE / telegram public index
← IT news | Tg Bots

TGINSIGHT SIMILAR POSTS

유사한 콘텐츠 찾기

소스 채널 @phpdevelopersuz · Post #2421 · 4월 26일

TON hamyonining Telegram mijoziga integratsiyasi WebApp-botlari tufayli @wallet xizmati hamyonni Telegram mijozlari investitsiyalariga integratsiyalashni amalga oshirdi. Endi siz Toncoin kriptovalyutasini foydalanuvchilarga bevosita messenjerdan o‘tkazishingiz mumkin. Uzoq hamyon manzillarisiz, komissiyalarsiz va tranzaksiyani tasdiqlashni kutmasdan. Avvalroq @tginfoyozganidek, ehtimol, butun veb-bot platformasi TON Coin'ning Telegram bilan integratsiyalashuvi uchun maxsus yaratilgan. Hamyonni integratsiyalash: t.me/wallet?attach=wallet TonCoin haqida batafsil: @toncoin_uz #ton#wallet#kriptovalyuta 💚@TGraphUz | YouTube

결과

2개의 유사한 게시물이 발견되었습니다

검색: #antimicrobialstewardship

当前筛选 #antimicrobialstewardship清除筛选
Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #2916 · 2019. 02. 17. PM 02:48

https://www.instagram.com/p/Bt_DBA6gd0J/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=1d93criqn2sci Kementerian Kesehatan RI mengikuti "Regional Workshop on Optimising Antimicrobial Use, with Focus on Antimicrobial Stewardship", 12 - 14 Februari 2019, di Paro, Bhutan. Workshop diadakan oleh WHO South East Asia Region Office (SEARO), bertujuan untuk membangun kapasitas nasional dalam mengoptimalkan penggunaan antibakteri melalui implementasi program antimicrobial stewardship (AMS) dan klasifikasi Access, Watch and Reserve (AWaRe) yang diluncurkan oleh WHO tahun 2017. • Dibuka oleh Menteri Kesehatan Bhutan, Dr Lyonpo Dechen Wangmo, workshop ini dihadiri 46 peserta dari 8 negara South East Asia Region: Bangladesh, Bhutan, India, Indonesia, Nepal, Maldives, Thailand, Timor Leste (3 negara berhalangan hadir) dan beberapa NGO (MSF). Fasilitator berasal dari WHO HQ (Headquarter), WHO SEARO, dan expert. • Indonesia diwakili oleh 3 orang delegasi: 1. DR dr Muchlis Achsan Udji Sofro SpPD-KPTI, KPRA Kemenkes, RSUP Kariadi Semarang. 2. dr. Ida Bagus Anom, Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kemenkes RI. 3. Erie Gusnellyanti, Apt, MKM, Direktorat Pelayanan Kefarmasian, Kemenkes RI. Disupport oleh dr. Benyamin Sihombing, MPH dari WHO Indonesia. • Fasilitator memaparkan tentang klasifikasi AWARE (Access, Watch, Reserve) untuk antibiotik yang akan diterapkan dalam Essential Medicines List (DOEN) dan Pedoman Penggunaan Antibiotik semua negara anggota WHO. Dipaparkan juga metode surveilans penggunaan antimikroba (AMU) dan konsumsi Antimikroba (AMC) dalam kerangka GLASS (Global Antimicrobial Resistance Surveilance System) dan Antimicrobial Stewardship. • Workshop ini merupakan bagian dari implementasi strategic objective 4 dari Global Action Plan on Antimicrobial Resistance (GAP AMR), yaitu "Optimising the Use of Antimicrobial" • Tiap delegasi memaparkan upaya pengendalian AMR dan implementasi program AMS di masing-masing negara melalui poster. Tiap negara belajar dari keberhasilan negara lain dan masukan dari expert. • Sebagai output dari workshop, negara menyusun rencana aksi jangka pendek (2019) dan jangka menengah (2020 - 2021) untuk implementasi program AMS di level nasional dan rumah sakit yang dipandu oleh fasilitator. #antimicrobialresistance#antimicrobialstewardship

Nigeria Centre for Disease Control (NCDC)

@ncdcgov · Post #3656 · 2022. 12. 22. AM 09:29

#AntimicrobialStewardship (AMS) instituted at the global, national & subnational levels is recognised as a major strategy to tackle #AMR Our peer-reviewed article appraises the factors influencing the implementation of AMS in Nigerian health facilities 🔗 https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2213716522001977?via%3Dihub