TGTGInsighttelegram intelligenceLIVE / telegram public index
← Python Заметки

TGINSIGHT SIMILAR POSTS

Најди сличен содржај

Изворен канал @pythonotes · Post #191 · 14 дек.

Как разделить строку с shell-командой на отдельные аргументы в виде списка? Если сделать просто сплит по пробелу то получим то что надо, кроме случаев со вставками текста с пробелами. Например так: >>> '-arg "I Am Groot"'.split(' ') ['-arg', '"I', 'Am', 'Groot"'] Чтобы учитывать текст в кавычках как единый аргумент можно воспользоваться функцией shlex.split() Кто читает мой канал давно, уже в курсе. А что делать, если нужно обратное действие? Объединить аргументы из списка в строку и при этом добавить кавычки в аргумент с пробелами. Конечно, если вы используете subprocess то он сам всё разрулит. Но если вам нужна именно команда одной строкой, то можно воспользоваться готовой функцией в том же subprocess. >>> from subprocess import list2cmdline >>> list2cmdline(['-arg', 'I Am Groot']) '-arg "I Am Groot"' Он также позаботится об экранировании уже имеющихся кавычек >>> list2cmdline(['-arg', 'I Am "Groot"']) '-arg "I Am \"Groot\""' А вот так он может "схлопнуть" в команду JSON >>> list2cmdline(['--json', json.dumps({'key': 'value'})]) '--json "{\"key\": \"value\"}"' _______________ Возможно кто-то спросит, а зачем соединять аргументы в строку если subprocess сам это сделает а os.system не наш путь? Мне как-то потребовалось отправлять команду на удалённое выполнение и в API поддерживалось указание команды только строкой. Так что всякое бывает) #libs#basic

Hashtags

Резултати

Пронајдени 1 слични објави

Пребарај: #tuberkulosis

当前筛选 #tuberkulosis清除筛选
Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #3346 · 31.08.2019 г., 09:03

[PERAN APOTEKER DALAM FARMAKOTERAPI TB SENSITIF OBAT] • Situasi infeksi tuberkulosis (TB) di Indonesia menjadi perhatian baik di tingkat Nasional maupun internasional. Betapa tidak, dengan angka estimasi 842 ribu kasus, dimana 39% belum terlaporkan serta semakin tingginya prevalensi kasus TB resisten obat. Selain itu, angka TB koinfeksi HIV juga menjadi ancaman target eliminasi TB di tahun 2030. • Eliminasi TB tak kan lepas dari pentingnya penemuan kasus, dan farmakoterapi yang adekuat. Apoteker sebagai salah satu tenaga kesehatan menjadi pilar penting dalam hal tersebut. Pelanggan yang datang dengan gejala TB perlu menjadi perhatian khususnya apoteker di komunitas, begitu juga selama proses terapi yang tidak pendek, dan seringkali dihantui efek samping mulai yang ringan sampai mengancam nyawa. • Penting bagi apoteker untuk memahami pelayanan kefarmasian yang paripurna dalam rangka berperan dalam eliminasi TB di Indonesia. Bagaimana peran Apoteker dalam program eliminasi TB)? Apa saja yang harus dilakukan oleh apoteker dalam farmakoterapi TB sensitif obat? • Mari ikuti diskusinya di grup telegram Disgram Apoteker Indonesia. • Tema : "Peran Apoteker dalam Farnakoterapi TB Sensitif obat" • Sabtu, 31 Agustus 2019 Pukul: 19:00 - 21:30 WIB • Narasumber: Primadi Avianto, S.Farm, M.Farm-Klin, Apt (Apoteker PJ Apotek Latansa Sidoarjo, Master AoC GeMa CerMat Jawa Timur) @primadi_avianto (Telegram/TG) @aviantoprimadi (Instagram/IG) • Moderator: Ayunina, S.Farm., Apt, MSc @ayunina (Telegram) • Manager: Bayu Sandi, S.Farm, Apt @Bayusandi89 (Telegram) • Tempat: Grup Telegram "DISGRAM Apoteker Indonesia" Untuk bergabung, hubungi Manajer atau klik link: https://bit.ly/daftartelegramAPIN1 • Diskusi ini diselenggarakan dalam rangka GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat), Kemenkes RI Fanpage FB: Cerdas Gunakan Obat Twitter & IG: @gemacermat Telegram: t.me/cerdasgunakanobat, t.me/diskusiobat #disgram#APIN#apoteker#apotekerindonesia#apotekermuda#gemacermat#cerdasgunakanobat#TBResistanObat#TBSensitifObat#Tuberkulosis#TBC