TGTGInsighttelegram intelligenceLIVE / telegram public index
← Python Заметки

TGINSIGHT SIMILAR POSTS

Најди сличен содржај

Изворен канал @pythonotes · Post #191 · 14 дек.

Как разделить строку с shell-командой на отдельные аргументы в виде списка? Если сделать просто сплит по пробелу то получим то что надо, кроме случаев со вставками текста с пробелами. Например так: >>> '-arg "I Am Groot"'.split(' ') ['-arg', '"I', 'Am', 'Groot"'] Чтобы учитывать текст в кавычках как единый аргумент можно воспользоваться функцией shlex.split() Кто читает мой канал давно, уже в курсе. А что делать, если нужно обратное действие? Объединить аргументы из списка в строку и при этом добавить кавычки в аргумент с пробелами. Конечно, если вы используете subprocess то он сам всё разрулит. Но если вам нужна именно команда одной строкой, то можно воспользоваться готовой функцией в том же subprocess. >>> from subprocess import list2cmdline >>> list2cmdline(['-arg', 'I Am Groot']) '-arg "I Am Groot"' Он также позаботится об экранировании уже имеющихся кавычек >>> list2cmdline(['-arg', 'I Am "Groot"']) '-arg "I Am \"Groot\""' А вот так он может "схлопнуть" в команду JSON >>> list2cmdline(['--json', json.dumps({'key': 'value'})]) '--json "{\"key\": \"value\"}"' _______________ Возможно кто-то спросит, а зачем соединять аргументы в строку если subprocess сам это сделает а os.system не наш путь? Мне как-то потребовалось отправлять команду на удалённое выполнение и в API поддерживалось указание команды только строкой. Так что всякое бывает) #libs#basic

Hashtags

Резултати

Пронајдени 1 слични објави

Пребарај: #zionis

当前筛选 #zionis清除筛选

Saya mencari di Telegram dan melihat #Wahhabi (ISIS) sangat aktif di Telegram dan memiliki banyak saluran. Banyak Muslim mengikuti Wahhabisme. Pusat pemikiran menyimpang ini adalah Takfiri di Arab Saudi. Negara-negara Arab mempunyai jumlah penduduk yang sedikit, namun mempunyai sumber daya minyak yang banyak. Mereka menjual emas hitam (minyak) dengan harga murah dan membeli barang-barang berbahan minyak dengan harga tinggi. Konsumerisme; Peniruan terhadap Barat adalah hal biasa di kalangan umat Islam. Karena maraknya media #Zionis, ketidaktahuan dan takhayul telah menyebar di negara-negara Islam. Pemerintahan mereka lebih bersifat diktator dan bukan demokrasi. Penguasa mereka hanya meninggalkan kekuasaan ketika mereka sudah mati. Persahabatan Muslim dengan Yahudi dan Kristen dilarang dalam Al-Qur'an; Namun para penguasa Arab berteman dengan non-Muslim dan berdansa dengan mereka. Mereka menghunus pedang melawan umat Islam dan membunuh saudara-saudara mereka. Pemikiran menyimpang ini berakar pada abad pertama Hijriah. Abu Bakar dan Umar juga mengganggu keluarga Nabi. Allah berfirman dalam Al-Qur'an, Surat Shuri: Wahai kaum muslimin, berbuat baiklah terhadap keluarga Nabi, namun kaum muslimin membantai seluruh keluarga Nabi. Pemikiran liar yang terlihat di negara-negara Islam saat ini adalah akibat dari kudeta yang dilakukan Abu Bakar dan Omar terhadap penerus Nabi (Ali). Teroris seperti bin Salman bin Laden, Saddam dan #Erdogan diperkenalkan sebagai tokoh utama dunia Islam. Orang-orang munafik yang diam-diam bekerja sama dengan Zionis namun menyerang umat Islam di Palestina, Irak, Lebanon, Suriah, Iran dan Yaman. Pemerintah #Arab_Saudi, #Turki, Bahrain, Kuwait, Qatar, Mesir, Yordania, Pakistan dan Afghanistan dengan mempromosikan ide-ide menyimpang seperti Ikhwanul Muslimin dan Wahhabisme; Deobandi berperang dengan negara-negara yang ingin merdeka (Yaman, Palestina, Suriah, Irak dan Iran). Orang-orang yang berjalan di jalan tiba-tiba meledak. Karena beberapa Wahhabi meledakkan diri mereka sendiri untuk masuk surga!!!! Semoga Tuhan mengutuk Israel, US, dan pendukungnya. Karena mereka menghitamkan wajah Islam dan menampilkan Islam yang diinginkan US. https://t.me/YediotNewsChat