TGTGInsighttelegram intelligenceLIVE / telegram public index
← Python Заметки

TGINSIGHT SIMILAR POSTS

Најди сличен содржај

Изворен канал @pythonotes · Post #270 · 9 јул.

От многопоточных вычислений переходим к распределённым. То есть вычисления, происходящие на нескольких компьютерах. Конечно, в зависимости от задачи, вы можете взять готовые решения вроде CGRU или Deadline для рендеринга, charm4py или Dask для ML, или замутить что-то на AWS С2. Но хотелось бы чего-то попроще, попитоничней что ли) А ведь в Python есть средства "из коробки" для синхронизации нескольких процессов на разных хостах. Вот простой пример кода, который синхронизирует работу двух процессов на разных компьютерах. В этом случае используется процесс-посредник, который является синхронизирующим сервером. В примере создаётся некий Manager, который шарит общую для клиентов очередь. Все подключившиеся могут что-то в неё писать или забирать. В моём коде один процесс что-то "считает" и складывает в очередь, другой забирает и продолжает какие-то свои "расчёты". Если у вас есть несколько машин, то можете попробовать это запустить по сети (нужно заменить 'localhost' на IP-адрес сервера). Но и на локальной машине сработает. Gist 🌎 #libs#source#tricks

Резултати

Пронајдени 2 слични објави

Пребарај: #ovula

当前筛选 #ovula清除筛选
Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #3038 · 02.05.2019 г., 11:43

Reposted from @gemacermat - [CARA PENGGUNAAN OBAT] • Ovula merupakan obat yang khusus digunakan melalui vagina. • Cara penggunaan ovula dianjurkan dengan menggunakan alat bantu yang disebut Ovule Applicator (aplikator). Aplikator ovula bisa didapatkan di apotek. • Ovula biasanya diresepkan untuk penyakit terkait masalah kewanitaan. Karena penggunaannya harus dimasukkan ke dalam vagina, wanita yang belum menikah dapat mempertimbangkan jenis obat yang lain. • Keuntungan ovula antara lain: - memberikan efek lokal sehingga efek samping ke seluruh tubuh dapat diminimalisir. - langsung bekerja pada daerah yang dituju. • Cara menggunakan ovula: - Cucilah tangan dengan bersih terlebih dahulu - Posisikan tubuh pada kondisi berbaring menghadap ke atas. - Pastikan alat bantu (aplikator) dalam keadaan bersih dan kering. - Letakkan ovula pada ujung aplikator (yang lebih lebar). - Masukkan aplikator sejauh mungkin sesuai kenyamanan. - Tekan tombol 'release/plunger' agar obat terlepas dari aplikator. - Keluarkan aplikator dari dalam vagina. • Ketika telah masuk ke dalam tubuh, ovula akan meleleh dengan sendirinya karena terpengaruh suhu tubuh. Begitupun dengan suhu ruangan, ovula akan meleleh, sehingga harus segera digunakan ketika kemasan sudah dibuka. • Simpanlah ovula dalam lemari pendingin dengan suhu antara 2-8 derajat celcius, tetapi bukan di dalam freezer. Jauhkan dari jangkauan anak -anak. • Informasi ini disiarkan oleh Direktorat Pelayanan Kefarmasian, Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Fanpage FB: Cerdas Gunakan Obat Twitter & IG: @gemacermat Telegram: http://t.me/cerdasgunakanobat, http://t.me/diskusiobat Email: [email protected] • #gemacermat #cerdasgunakanobat #ovula #dagusibu #caramenggunakanobat#apoteker #apotekerindonesia#apotekermuda #obat#kesehatan#ovula#caramenggunakanovulaInformasi ini disiarkan oleh Direktorat Pelayanan Kefarmasian dalam rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat)

Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #3237 · 30.05.2019 г., 12:35

[CARA PENYIMPANAN OBAT] • Cara penyimpanan obat yang tidak tepat akan menyebabkan obat lebih cepat rusak, walaupun belum kedaluwarsa. Selain harus memperhatikan kondisi penyimpanan, suhu juga penting. Terutama obat yang dapat dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban udara. Jika terlalu panas atau terlalu dingin, obat dapat rusak, misalnya berubah bentuk atau bereaksi secara kimia. • Suhu penyimpanan obat: a. 2-8°C, artinya obat disimpan dalam lemari pendingin, bukan di dalam freezer. b. 15-30°C atau 25-30°C, artinya disimpan pada suhu ruangan biasa, bukan di dalam lemari pendingin (kulkas). Tidak boleh terlalu panas, misalnya di dekat jendela atau di atas kulkas. • Obat tablet, kapsul, sirup, salep, atau bentuk cairan tetes, umumnya disimpan pada suhu ruangan. Obat jenis ini tidak disimpan dalam lemari pendingin karena dapat rusak jika suhunya terlalu rendah, sehingga efeknya berkurang atau hilang, atau bahkan berbahaya. Kecuali obat sirup tertentu yang harus disimpan dalam lemari pendingin (suhu 2-8°C) seperti sirup amoksisilin-klavulanat (ko-amoksiklav). • Jenis obat yang juga harus disimpan di dalam lemari pendingin pada suhu 2-8°C yaitu suppositoria yang digunakan pada anus dan ovula untuk vagina. Kedua jenis obat ini dapat meleleh pada suhu ruangan dan panas. Saat akan digunakan, suppositoria dan ovula dikeluarkan dari lemari pendingin dan didiamkan beberapa saat sampai suhunya normal. Kemudian dikeluarkan dari kemasannya dan dimasukkan ke dalam anus atau vagina dengan tangan yang bersih atau menggunakan aplikator (alat bantu khusus) jika disediakan dalam kemasan. • Bacalah petunjuk penyimpanan pada kemasan obat atau tanyakan pada apoteker di apotek. • https://www.instagram.com/p/ByFhGJtJ3tD/?igshid=6sgcgyvbj6my • https://www.facebook.com/864416113651534/posts/2211231375636661/ • Informasi ini disiarkan oleh Direktorat Pelayanan Kefarmasian, Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Fanpage FB: Cerdas Gunakan Obat Twitter & IG: @gemacermat Telegram: http://t.me/cerdasgunakanobat , http://t.me/diskusiobat Email: [email protected] • #gemacermat#cerdasgunakanobat #caramenyimpanobat#dagusibu#menyimpanobat#penyimpananobat#apoteker#apotekerindonesia#obat#kesehatan#suppositoria#ovula