TGTGInsighttelegram intelligenceLIVE / telegram public index
← Python Заметки

TGINSIGHT SIMILAR POSTS

Најди сличен содржај

Изворен канал @pythonotes · Post #309 · 2 фев.

Метод строки split() разделяет строку на несколько строк по указанному символу >>> "a_b_c".split('_') ['a', 'b', 'c'] Можно указать максимальное количество разделений >>> "a_b_c".split('_', 1) ['a', 'b_c'] Или резать с другой стороны с помощью rsplit() (right split) >>> "a_b_c".rsplit('_', 1) ['a_b', 'c'] А что будет если оставить аргументы пустыми? >>> "a_b_c".split() ['a_b_c'] Получаем список с одним элементом, потому что по умолчанию используется пробельный символ. >>> "a b c".split() ['a', 'b', 'c'] То есть это равнозначно такому вызову? >>> "a b c".split(" ") ['a', 'b', 'c'] Кажется да, но нет! Давайте попробуем добавить пробелов между буквами >>> "a b c".split(" ") ['a', '', '', 'b', '', '', 'c'] И вот картина уже не так предсказуема 😕 А вот что будет по умолчанию >>> "a b c".split() ['a', 'b', 'c'] Всё снова красиво! 🤩 По умолчанию в качестве разделителя используется любой пробельный символ, будь то табуляция или новая строка. Включая несколько таких символов идущих подряд. А также игнорируются пробельные символы по краям строки. >>> "a\t b\n c ".split() ['a', 'b', 'c'] Аналогичный способ можно собрать с помощью регулярного выражения. Но пробелы по краям строки придется обрабатывать дополнительно. >>> import re >>> re.split(r"\s+", ' a b c '.strip()) ['a', 'b', 'c'] Здесь тоже можно указать количество разделений >>> re.split(r"\s+", 'a b c', 1) ['a', 'b c'] А что если мы хотим написать красиво, то есть split() без аргументов, но при этом указать количество разделений? В этом случае первым аргументом передаём None >>> "a\n b c".split(None, 1) ['a', 'b c'] Данный метод не учитывает строки с пробелами, взятые в кавычки 'a "b c" '.split() ['a', '"b', 'c"'] Но для таких случаев есть другие способы. #tricks#basic

Резултати

Пронајдени 3 слични објави

Пребарај: #resistensiantibiotik

当前筛选 #resistensiantibiotik清除筛选
Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #2981 · 25.03.2019 г., 14:20

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2638066719553117&id=107979759228505 • Resistensi antimikroba (AMR) merupakan ancaman signifikan bagi kesehatan masyarakat. Surveilans AMR dapat dilakukan untuk menilai masalah AMR - mengidentifikasi organisme yang resisten/kombinasi obat, dan mengukur perubahan dalam prevalensi dan distribusi. Untuk itu pada tanggal 22 Maret 2019, pukul 10.00-12.00 WIB, PP Ikatan Apoteker Indonesia melakukan pertemuan dengan pihak Ausvet dan Kementerian Pertanian dalam rangka penjajakan kerjasama dengan Ausvet Australia perihal Antimicrobial Resistance (AMR) Surveillance di Indonesia. ~ Ausvet adalah perusahaan konsultan epidemiologi One Health dengan pengalaman bekerja di 60 negara selama 22 tahun terakhir. Salah satu produk Ausvet adalah i-sikhnas, yaitu sistem informasi kesehatan hewan yang saat ini dikelola oleh Kementerian Pertanian. I-sikhnas merupakan sistem informasi yang bermanfaat dua arah, tidak hanya dibutuhkan oleh pemerintah tetapi juga bisa dipakai langsung oleh peternak hewan. Sistem ini merupakan sistem surveillance kehewananan dengan database terbesar di dunia karena melibatkan puluhan ribu peternak dan ratusan ribu hewan ternak. ~ Subyek penelitian rencananya adalah apotek dengan 3 kategori yaitu: - chain pharmacy with an established information system; - independent pharmacy with established information system dan; - independent pharmacy without a system. ~ PP IAI dihadiri oleh Ketua Umum, Drs. Nurul Falah, Apt, dan Sekjen, Noffendri Roestam, S.Si, Apt. Hadir pula secara teleconference, Ketua Bidang IT, Drs. Hilwan Yuda Teruna, Apt, dan Ketua Bidang Riset, DR. Andi Hermansyah. ~ Dari pertemuan ini diharapkan PP IAI dapat berkontribusi dalam pengembangan sistem informasi surveillance AMR yang saat ini belum ada di Indonesia. ~ #AMR#resistensiantimikroba#resistensiantibiotik#antimicrobialresistance#ppiai#apoteker#apotekerindonesia#apotekermuda

Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #3313 · 07.08.2019 г., 01:24

BATUK PILEK tidak perlu ANTIBIOTIK . https://www.instagram.com/p/B00MsxaJemW/?igshid=12geqkbwm1wa3 • https://www.facebook.com/864416113651534/posts/2329528077140323/?substory_index=0 • Minum antibiotik untuk batuk- pilek tidak akan ada gunanya, karena disebabkan oleh virus. Meski demikian, fenomena ini masih sangat umum ditemukan di tengah masyarakat. Padahal, efek samping akibat sembarangan minum antibiotik untuk batuk-pilek bisa berbahaya untuk kita. . Antibiotik hanya dapat diperoleh dengan resep dokter, agar dipastikan lebih dulu penyebab penyakitnya, oleh bakteri atau bukan. • Informasi ini disiarkan oleh Direktorat Pelayanan Kefarmasian, Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Fanpage FB: Cerdas Gunakan Obat Twitter & IG: @gemacermat Telegram: http://t.me/cerdasgunakanobat , http://t.me/diskusiobat Email: [email protected] • #gemacermat#cerdasgunakanobat#aocgemacermat#sosialisasigemacermat#apotekerindonesia#apoteker#apotekermuda#dagusibu#obat#kesehatan#antibiotik#bijakantibiotik#resistensiantibiotik

Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #3476 · 21.11.2019 г., 13:04

https://www.instagram.com/p/B5IMD8WJsuI/?igshid=o0ie40hj5j79 • https://www.facebook.com/864416113651534/posts/2533997853360010/?substory_index=0 • Sobat Sehat, Badan Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan Pekan Kesadaran Antibiotik Sedunia atau World Antibiotic Awareness Week (WAAW) diperingati pada bulan November setiap tahunnya. Tahun ini jatuh pada tanggal 18 – 24 November. . Pekan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan bahaya kekebalan (resistensi) terhadap antimikroba yang kini telah menjadi permasalahan serius di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Khususnya untuk antibiotik, yang seringkali digunakan secara tidak tepat dan bijak, sehingga memicu terjadinya resistensi bakteri. . Lantas apa bahaya resistensi antimikroba tersebut dan cara menghindarinya? Upaya apa yang dilakukan Kemenkes dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan antibiotik secara bijak? Kebijakan dan regulasi apa yang diambil Kemenkes untuk mengendalikan resistensi antimikroba khususnya antibiotik? . Simak #Sehatwicara mengenai "Gunakan Antibiotik dengan Bijak" bersama Dita Novianti, S.A, S.Si, MM, Apt (Direktur Pelayanan Kefarmasian, Kementerian Kesehatan RI). . Dengarkan pada Jumat, 22 November 2019, pukul 09.00-10.00 WIB hanya di aplikasi Radio Kesehatan (dapat diunduh di Play Store) atau di radiokesehatan.kemkes.go.id . Kamu bisa bertanya seputar topik melalui WA 0811 874 1919 atau mention Twitter/Instagram di @radiokesehatan. . @Kemenkes_RI@radiokesehatan . GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat), Kemenkes RI Fanpage FB: Cerdas Gunakan Obat Twitter & IG: Cerdas Gunakan Obat Telegram: t.me/cerdasgunakanobat, t.me/diskusiobat . #SRK#RadioKesehatan#talkshow#talkshowradio#infosehat#pekanpeduliantibiotiksedunia#pekanpeduliantibiotik#antibiotik#obat#bijakantibiotik#resistensiantibiotik #antimicrobialresistance #antibioticresistance #worldantibioticawarenessweek2019 #WAAW2019 #gemacermat #cerdasgunakanobat # #KemenkesRI