Доделал свой старый проект - инструмент для восстановления ориентации объектов в пространстве на основе опорных компонентов. Работает в Autdesk Maya.
Основные возможности.
▫️просто выделите опорные (обычно симметричные или осевые) компоненты и укажите куда их ориентировать
▫️ операции для доворотов и центрирования
▫️ восстановление исходного расположения после восстановления трансформаций
▫️работает как с одним объектом так и с группой
▫️ открытый API для интеграций с другими инструментами и автоматизаций
Все действия происходят с векторами и матрицами объектов, поэтому всё достаточно быстро.
Где может применяться?
🪑Нередкая проблема - собрали лейаут сцены и зафризили, или даже смержили всю геометрию в один большой меш. Требуется вернуть все объекты в "Т-позу", сохранить отдельно и расставить обратно в сцену, но с правильными трансформациями.
Инструмент как раз заточен под такую работу.
🌲Заскатерили инстансы и потом конвертнули в меш. Нужно обратно преобразовать в инстансы. Здесь поможет API который восстановит положение каждого инстанса в нуле и вернёт его обратно в исходное положение, но с правильными трансформациями. Останется забрать матрицу с объекта для инстанса.
Быстрое превью функционала:
▶️https://www.youtube.com/watch?v=JvlHa0NEXu8
Документация и код здесь:
🌍https://github.com/paulwinex/pw-maya-restore-orient
#release#source
Mahkamah Agung Spanyol Menangguhkan Perintah untuk Memblokir Telegram
Hari ini, Mahkamah Agung Spanyol menangguhkan perintah untuk memblokir Telegram di negara tersebut saat menunggu laporan polisi tentang dampak larangan sementara pada pengguna.
Hakim Santiago Pedraz memerintahkan polisi nasional untuk menyiapkan laporan tentang "karakteristik Telegram, serta dampak penangguhan sementara pada pengguna."
Sebagai pengingat, perintah untuk memblokir Telegram di Spanyol dikeluarkan pada Jumat, 22 Maret.
#pengadilan#pemblokiran#Spanyol
Spanyol Memblokir Telegram karena Mendistribusikan Konten Bajakan
Seorang hakim Spanyol telah memerintahkan pemblokiran sementara aplikasi perpesanan populer Telegram sebagai respons terhadap gugatan yang diajukan oleh beberapa perusahaan media lokal, termasuk EGEDA, Mediaset España, A3 Media, dan Movistar Plus. Keputusan ini, dibuat oleh Hakim Santiago Pedras dari Pengadilan Nasional Spanyol, merupakan bagian dari penyelidikan berkelanjutan atas dugaan bahwa Telegram telah mendistribusikan konten bajakan.
Pengadilan telah meminta Telegram untuk menyediakan data teknis untuk membantu mengidentifikasi pemilik akun yang diduga digunakan untuk melanggar hak kekayaan intelektual. Namun, aplikasi perpesanan ini gagal mematuhi permintaan ini, yang mengakibatkan pemblokiran sementara dan perpanjangan penyelidikan selama enam bulan.
Menurut putusan pengadilan, pemblokiran harus dilaksanakan dalam tiga jam setelah menerima pemberitahuan resmi pengadilan. Perintah ini mencakup tidak hanya aplikasi Telegram tetapi juga situs web telegram.org dan versi web dari platform tersebut.
Telegram memiliki basis pengguna yang signifikan di Spanyol, dengan survei terbaru oleh Komisi Nasional untuk Pasar dan Persaingan atau Comisión Nacional de los Mercados y la Competencia (CNMC) menunjukkan bahwa sekitar 8,5 juta pengguna mengandalkan aplikasi perpesanan ini.
#pemblokiran#pengadilan#Spanyol