TGTGInsighttelegram intelligenceLIVE / telegram public index
← Python Заметки

TGINSIGHT SIMILAR POSTS

Најди сличен содржај

Изворен канал @pythonotes · Post #401 · 15 дек.

Функция asyncio.wait() это еще один способ вызвать множество асинхронных задач. Она работает в нескольких режимах. 1. Самый простой - ждем завершения всех задач async def main(): tasks = [asyncio.create_task(do_it(i)) for i in range(10)] done, pending = await asyncio.wait( tasks, return_when=asyncio.ALL_COMPLETED ) for task in done: try: print(task.result()) except Exception as e: print(e) Очень похоже на gather, но работает не так. ▫️возвращает не результаты, а два сета с объектами Task у которых можно забрать результат через task.result() если они в списке done ▫️не гарантирует порядок результатов так как оба объекта это set ▫️не выбрасывает исключение когда оно появляется, а сохраняет его в Task. Исключение появится когда попробуете забрать резултьтат. 2. Ждем завершения первой задачи, даже если там ошибка. async def main(): tasks = [asyncio.create_task(do_it(i)) for i in range(3)] done, pending = await asyncio.wait( tasks, return_when=asyncio.FIRST_COMPLETED ) # в done может быть несколько задач! for task in done: try: print(task.result()) except Exception as e: print(f"Fail: {e}") # Оставшиеся задачи в pending, как правило, нужно отменить, иначе они будут продолжать работать for task in pending: task.cancel() В сете done будут таски которые успели завершится, причем как успешно так и нет. 3. До первой ошибки. Тоже самое, но с аргументом FIRST_EXCEPTION done, pending = await asyncio.wait( tasks, return_when=asyncio.FIRST_EXCEPTION ) Функция завершается как только первая задача упадет с ошибкой. Учтите, что в любом случае done вы можете обранужить несколько задач, как с ошибками так и успешные. ↗️ Полный листинг примеров здесь #async

Hashtags

Резултати

Пронајдени 2 слични објави

Пребарај: #dokter

当前筛选 #dokter清除筛选
Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #3467 · 18.11.2019 г., 14:42

[World Antibiotic Awareness Week] . https://www.instagram.com/p/B5ArC29pm93/?igshid=eo3jxo0hbaik . https://www.facebook.com/864416113651534/posts/2527773320649130/?substory_index=0 . Sejak tahun 2015, pada bulan November setiap tahun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaksanakan kegiatan World Antibiotic Awareness Week (WAAW) atau Pekan Kesadaran Antibiotik se-Dunia untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang resistensi antimikroba dan penggunaan antibiotik secara bijak. Tahun ini WAAW diadakan pada tanggal 18 - 24 November 2019. . Di Indonesia, semua pihak berupaya untuk turut berperan aktif dlm pengendalian dan pencegahan resistensi antibiotik. Tim Pelaksana Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) bersamaan dg peringatan HUT RSCM-FKUI yg ke-100 tahun, memperingati WAAW 2019 dengan berbagai kegiatan. Salah satunya yaitu *Siaran Radio dengan topik "Gunakan Antibiotik dengan Bijak"* . Siaran ini dapat disimak di *RRI Pro 1 FM 91,2 Mhz, pada hari Selasa, 19 November 2019 pukul 11.20 - 11.55 WIB*. Narasumber: dr. Robert Sinto, Sp.PD-KPTI, anggota Tim Pelaksana PPRA RSCM. . Jadi, catat waktunya, stay tuned dan jangan ketinggalan ya! Jangan lupa juga untuk dibagikan sebanyak-banyaknya agar lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Yuukk gunakan antibiotik dengan bijak, cegah kekebalan bakteri, dan selamatkan antibiotik untuk anak-cucu kita. . #worldantibioticawarenesweek2019 #WAAW2019 #antimicrobialresistance #AMR #bijakantibiotik #bijakcerdasantibiotik #saveantibiotic #apotekerindonesia #apotekermuda #tenagakesehatan #bidanindonesia#bidancantik#perawat#perawatindonesia#dokter#dokterindonesia #gemacermat #cerdasgunakanobat

Cerdas Gunakan Obat

@cerdasgunakanobat · Post #3646 · 26.04.2020 г., 09:59

Kenapa kita perlu pakai Masker untuk mencegah Covid-19? Belajar dari pengalaman Republik Chekoslowakia (BAGIAN-1) . https://www.instagram.com/p/B_ax4geJ8E4/?igshid=9jr3qmeh747h . https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=120291336305496&id=103148744686422 . (BAGIAN 2) . https://www.instagram.com/p/B_ayO71JgRR/?igshid=18ub1miqmrh6k . https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=120292792972017&id=103148744686422 . Waktu awal terjadinya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), masyarakat yang sehat dilarang meggunakan Masker. Hanya tenaga kesehatan dan orang yang sakit diperbolehkan menggunakan masker. . Itu karena masker menjadi langka di pasaran dan langka, karena hampir semua orang "menyerbu" untuk mencari Masker, padahal saat itu dinyatakan tidak perlu jika kondisi sehat. . Namun kemudian diketahui bahwa ternyata orang yang tertular virus SARS-COV2 tidak selalu menunjukkan gejala. Karena ternyata, ada orang sakit Covid-19 pada awalnya terlihat sehat, disebut Orang Tanpa Gejala (OTG). . Itu sebabnya kemudian semua orang diminta menggunakan masker, karena jika seseorang ternyata mengidap Covid-19, dapat mencegah air liurnya menular pada orang lain jika Ia menggunakan masker. . Bagaimana hal ini bisa terjadi? Mari kita saksikan video yang dibuat oleh Republik Chekoslowakia ini, yang telah berhasil menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan. Terdiri dari 4 (empat).bagian video, saksikan semuanya di akun ini ya, sooob... Jangan lupa dibagikan pada keluarga, Saudara, Sahabat dan teman-temanmu semua. Bersama kita bisa melawan Covid-19!! 💪✊👊👊 . IG @infokom.farmasi Twitter @infokom.farmasi FB 'Informasi Kefarmasian dan Kesehatan' Email: [email protected] . #maskeruntuksemua#maskforall#covid19#lawancovid19#coronavirus#gejalacovid19#apotekerpedulicovid19#apotekerbersamamasyarakatmelawancovid19#apotekertetappraktik #inpharcom#bukukesehatan#bukufarmasi#ppiai#pafi#tenagafarmasi#tenagatekniskefarmasian#apoteker#apotekerindonesia#apotekermuda#apotekermudaindonesia#dokterindonesia#dokter#perawat#perawatindonesia#perawathebat#gemacermat#cerdasgunakanobat