TGTGInsighttelegram intelligenceLIVE / telegram public index
← Python Заметки

TGINSIGHT SIMILAR POSTS

Најди сличен содржај

Изворен канал @pythonotes · Post #401 · 15 дек.

Функция asyncio.wait() это еще один способ вызвать множество асинхронных задач. Она работает в нескольких режимах. 1. Самый простой - ждем завершения всех задач async def main(): tasks = [asyncio.create_task(do_it(i)) for i in range(10)] done, pending = await asyncio.wait( tasks, return_when=asyncio.ALL_COMPLETED ) for task in done: try: print(task.result()) except Exception as e: print(e) Очень похоже на gather, но работает не так. ▫️возвращает не результаты, а два сета с объектами Task у которых можно забрать результат через task.result() если они в списке done ▫️не гарантирует порядок результатов так как оба объекта это set ▫️не выбрасывает исключение когда оно появляется, а сохраняет его в Task. Исключение появится когда попробуете забрать резултьтат. 2. Ждем завершения первой задачи, даже если там ошибка. async def main(): tasks = [asyncio.create_task(do_it(i)) for i in range(3)] done, pending = await asyncio.wait( tasks, return_when=asyncio.FIRST_COMPLETED ) # в done может быть несколько задач! for task in done: try: print(task.result()) except Exception as e: print(f"Fail: {e}") # Оставшиеся задачи в pending, как правило, нужно отменить, иначе они будут продолжать работать for task in pending: task.cancel() В сете done будут таски которые успели завершится, причем как успешно так и нет. 3. До первой ошибки. Тоже самое, но с аргументом FIRST_EXCEPTION done, pending = await asyncio.wait( tasks, return_when=asyncio.FIRST_EXCEPTION ) Функция завершается как только первая задача упадет с ошибкой. Учтите, что в любом случае done вы можете обранужить несколько задач, как с ошибками так и успешные. ↗️ Полный листинг примеров здесь #async

Hashtags

Резултати

Пронајдени 1 слични објави

Пребарај: #prancis

当前筛选 #prancis清除筛选
Telegram Info Indonesia

@tginfoid · Post #953 · 18.01.2025 г., 16:02

Pavel Durov Janji Tingkatkan Moderasi Telegram Pavel Durov memberikan kesaksian di hadapan otoritas kehakiman Prancis dan berjanji untuk meningkatkan moderasi konten di Telegram. Poin utama: • Pavel Durov menyatakan bahwa "Telegram tidak dibuat untuk penjahat" dan berjanji akan berkomitmen untuk memperbaiki prosedur moderasinya. • Setiap bulan, platform ini menghapus 15–20 juta akun serta hingga dua juta channel atau grup karena pelanggaran. • Dalam enam bulan pertama tahun 2024, Telegram mengungkap data lebih dari 10.000 pengguna. Pengadilan mencatat bahwa sebelum penangkapan Durov, penggunaan Telegram untuk aktivitas kriminal meningkat. Berdasarkan laporan gendarmerie Prancis, dalam lima bulan pertama tahun 2024, terdapat 535 kasus kriminal terkait aktivitas ilegal di Telegram yang dibuka di Prancis. Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2023, terdapat 808 kasus serupa. Para hakim memberikan perhatian khusus pada fitur "Pengguna Sekitar" yang dinonaktifkan setelah penangkapan Durov. Fitur ini diduga memfasilitasi aktivitas ilegal melalui geolokasi, seperti perdagangan narkoba atau prostitusi. "Di sebagian besar negara, fitur ini digunakan untuk tujuan yang baik, bukan untuk hal-hal ilegal", tegas Durov. Pada Desember 2024, Telegram mengumumkan keuntungan tahunan pertamanya. Namun, Durov mengungkapkan kepada penyelidik bahwa platform tersebut memiliki utang sebesar 2 miliar dolar AS. #pengadilan#Prancis