Reposted from @gemacermat - “Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O”
•
“Tanya Lima O” adalah 5 (lima) pertanyaan minimal yang harus terjawab sebelum menggunakan obat, yaitu:
•
1. Obat ini apa nama dan kandungannya?
Kenali jenis obat yang akan dikonsumsi. Nama dagang berbeda dapat memiliki kandungan yang sama. Khasiat obat ditentukan oleh zat berkhasiat, bukan merk-nya.
•
2. Obat ini apa khasiatnya?
Tujuan pengobatan dengan obat dapat tercapai jika obat diberikan sesuai indikasi (rasional). Pahami indikasi atau khasiat dari obat yang dikonsumsi.
•
3. Obat ini berapa dosisnya?
Efek obat terhadap tubuh juga tergantung pada dosis. Dosis berlebih dapat melampaui ambang batas keamanan, sedangkan dosis kurang dapat menyebabkan efek terapi tidak tercapai. Gunakan obat sesuai dosis anjuran.
•
4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya?
Obat tersedia dalam berbagai bentuk sesuai tujuan. Masing-masing diproduksi menggunakan bahan tambahan tertentu yang memudahkan zat berkhasiat diserap dalam tubuh. “Obat dalam” digunakan melalui mulut (oral), seharusnya tidak digunakan melalui bagian tubuh lain misalnya kulit. Sebaliknya, “obat luar” digunakan tidak melalui mulut, harus digunakan sesuai cara penggunaannya. Misalnya suppositoria melalui anus, tidak boleh ditelan. Obat digunakan pada durasi waktu yang sama dalam sehari. Misal: 3 kali sehari, digunakan setiap 8 jam.
•
5. Obat ini apa efek sampingnya?
Beberapa obat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diharapkan. Contoh efek samping yaitu mengantuk, diare. Obat yang mengiritasi lambung digunakan setelah makan. Efek samping yang lebih berat, misalnya alergi dan gangguan fungsi hati atau ginjal. Jika merasakan efek samping, penggunaan obat harus dihentikan dan segera konsultasi pada fasilitas kesehatan terdekat.
•
Selain lima pertanyaan tersebut, tanyakanlah hal lain terkait obat yang akan atau sedang digunakan. Pada obat bebas dan bebas terbatas, informasi tercantum pada kemasan. Pada obat resep dokter, tanyakan pada dokter atau apoteker di apotek. (EgN).
•
Video lengkap dapat disaksikan di sini:
https://bit.ly/VideoTanyaLimaO
•
#tanyalimaO#informasiobat#gemacermat#cerdasgunakanobat
“Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O”
•
https://bit.ly/VideoTanyaLimaO
•
“Tanya Lima O” merupakan 5 (lima) pertanyaan minimal yang harus terjawab sebelum menggunakan obat, yaitu:
•
1. Obat ini apa nama dan kandungannya?
Seseorang hendaknya mengenali jenis obat yang akan dikonsumsi, obat generik atau bukan, obat keras atau obat bebas, dan apa kandungan obat tersebut. Obat dengan nama dagang berbeda dapat memiliki kandungan yang sama. Khasiat obat ditentukan oleh zat berkhasiat, bukan merk-nya.
•
2. Obat ini apa khasiatnya?
Tujuan pengobatan dengan obat dapat tercapai jika obat diberikan sesuai indikasi (rasional). Masyarakat diharapkan dapat memahami indikasi atau khasiat dari obat yang dikonsumsi.
•
3. Obat ini berapa dosisnya?
Efek obat terhadap tubuh juga tergantung pada dosis. Dosis berlebih dapat melampaui ambang batas keamanan, sedangkan dosis kurang dapat menyebabkan efek terapi tidak tercapai. Gunakanlah obat sesuai dosis anjuran.
•
4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya?
Obat tersedia dalam berbagai bentuk sesuai tujuannya. Masing-masing diproduksi menggunakan bahan tambahan tertentu yang memudahkan zat berkhasiat obat untuk diserap dalam tubuh. “Obat dalam” digunakan melalui mulut (oral), seharusnya tidak digunakan melalui bagian tubuh lain misalnya kulit. Sebaliknya, “obat luar” digunakan tidak melalui mulut, harus digunakan sesuai cara penggunaannya. Misalnya suppositoria digunakan melalui anus, tidak boleh ditelan. Obat seharusnya digunakan pada durasi waktu yang sama dalam sehari. Misalnya 3 kali sehari, digunakan setiap 8 jam. Sehingga diharapkan efek pengobatan dapat tercapai.
•
5. Obat ini apa efek sampingnya?
Obat dapat menyebabkan efek samping tertentu yang tidak diharapkan. Contoh efek samping yaitu mengantuk, sehingga tidak boleh mengendara jika sedang menggunakan obat tersebut. Obat yang mengiritasi lambung harus digunakan setelah makan. Efek samping yang lebih berat, misalnya alergi dan gangguan fungsi hati atau ginjal. Jika merasakan efek samping, penggunaan obat harus dihentikan dan segera konsultasi atau melapor pada dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.
•
Selain lima pertanyaan tersebut, masyarakat hendaknya dapat bertanya hal lain terkait dengan obat yang akan atau sedang dikonsumsi. Pada obat bebas dan bebas terbatas, informasi tersebut tercantum pada kemasan. Untuk obat yang diperoleh dengan resep dokter, dapat ditanyakan pada dokter atau apoteker pada saat menebus resep. Keterlibatan masyarakat secara aktif mencari informasi sangat diharapkan.(EgN).
•
#tanyalimaO#informasiobat#gemacermat#cerdasgunakanobat
Kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan obat secara tepat dan benar dapat dilakukan di mana saja. Bukan hanya di ruang pertemuan atau gedung, tapi juga dapat dilakukan di balai desa, aula, mesjid/mushalla, gereja, teras depan rumah, di dalam rumah penduduk dan lain-lain.
•
Apoteker Nurdiana yang merupakan Agent of Change (AoC) Kab. Tangerang, Banten melakukan kegiatan edukasi GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) di kegiatan Arisan Ibu-ibu Perumahan Permata, Kab. Tangerang. •
Kegiatan yang diadakan pada tanggal 28 April 2019 oleh Apoteker Puskesmas Sindang Jaya ini mendapatkan sambutan positif dari ibu-ibu peserta arisan. Mereka senang karena telah mendapatkan pengetahuan dasar tentang penggunaan obat di rumah tangga. Materi yang diajarkan antara lain cara cerdas menggunakan obat dengan Tanya Lima O dan DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang obat dengan benar).
•
Informasi ini disiarkan oleh Direktorat Pelayanan Kefarmasian, Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Fanpage FB: Cerdas Gunakan Obat
Twitter & IG: @gemacermat
Telegram: http://t.me/cerdasgunakanobat , http://t.me/diskusiobat
Email: [email protected]
•
#gemacermat#cerdasgunakanobat#aocgemacermat#sosialisasigemacermat#apotekerindonesia#apoteker#apotekermuda#dagusibu#obat#kesehatan#tanyalimao#gemacermatkabtangerang
https://www.instagram.com/p/Bxa9YtggEB2/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=39z9b2hhyb90
[Lagu Tanya Lima O]
•
Salah satu metode edukasi masyarakat tentang penggunaan obat dalam GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) adalah menggunakan lagu atau penampilan seni lainnya, sehingga edukasi menjadi menarik dan tidak membosankan.
•
Berikut lagu sederhana dan mudah dinyanyikan yang dipopulerkan oleh Direktorat Pelayanan Kefarmasian, Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kemenkes RI.
Lagu ini disadur dari lagu anak-anak yang tidak diketahui penciptanya (NN).
•
Link video:
https://youtu.be/i-pcqxci4b4
•
Judul: "Cerdas Gunakan Obat (Tanya Lima O)"
Lirik: Candra Lesmana dan Erie Gusnellyanti
•
Ini namanya Ibu Jari
Ini namanya Ibu Jari
Apa kata Ibu Jari, sayang?
Minum obat SESUAI INDIKASI
•
Ini namanya Jari Telunjuk
Ini namanya Jari Telunjuk
Apa kata Jari Telunjuk, sayang?
Minum obat SESUAI PETUNJUK
•
Ini namanya Jari Tengah
Ini namanya Jari Tengah
Apa kata Jari Tengah, sayang?
Minum obat CARANYA JANGAN SALAH
•
Ini namanya Jari Manis
Ini namanya Jari Manis
Apa kata Jari Manis, sayang?
Minum obat SESUAI DOSIS
•
Ini namanya Jari Kelingking
Ini namanya Jari Kelingking
Apa kata Jari Kelingking, sayang?
Minum obat WASPADA EFEK SAMPING
•
~~~~
•
Video diambil saat pertemuan Sosialisasi dan Edukasi GeMa CerMat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada tanggal 8 Maret 2018.
Narasumber Kepala Seksi Peningkatan Penggunaan Obat Rasional, Kemenkes RI, Erie Gusnellyanti (@nellysyukri).
•
Peserta terdiri dari kelompok/organisasi masyarakat dan kewanitaan, kader posyandu, Puskesmas, organisasi profesi dan stake holder lainnya serta 20 orang Apoteker Agent of Change (AoC) GeMa CerMat dari Kota Banjarmasin dan Kab. Tapin, Kalsel.
•
#lagutanyalimao#tanyalimao#lagugemacermat#jinglegemacermat#gemacermat#gemacermatbanjarmasin#cerdasgunakanobat
GeMa CerMat juga mengupayakan agar masyarakat tetap sehat, tidak terkena penyakit. Kalaupun terlanjur sudah sakit, apalagi penyakit kronis, selain pemberian obat yang harus teratur dan sesuai dosis yang sesuai anjuran dokter, pasien penyakit kronis juga dianjurkan untuk menjalani gaya hidup sehat agar pengobatan menjadi lebih efektif. Salah satunya adalah dengan cara berolahraga secara rutin.
•
Tanggal 11 Mei 2019, Apoteker Elisnawati, AoC GeMa CerMat Kota Makassar, Sulsel, melaksanakan kegiatan senam bersama dan nyanyi lagu Tanya Lima O bersama kelompok Prolanis di Puskesmas Pertiwi Kota Makassar. Prolanis adalah program untuk pasien lansia dan pengidap penyakit kronis di Puskesmas. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari sabtu, dengan peserta para lansia kelompok prolanis. Dengan demikian, pasien penyakit kronis dapat menjalani pengobatan dengan efektif dan tubuh lebih bugar. Setelah senam, dilanjutkan dengan penyuluhan tentang Penggunaan Obat Saat Puasa.
•
Informasi ini disiarkan oleh Direktorat Pelayanan Kefarmasian, Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Fanpage FB: Cerdas Gunakan Obat
Twitter & IG: @gemacermat
Telegram: http://t.me/cerdasgunakanobat , http://t.me/diskusiobat
Email: [email protected]
•
#gemacermat#cerdasgunakanobat#aocgemacermat#sosialisasigemacermat#apotekerindonesia#apoteker#apotekermuda#dagusibu#obat#kesehatan#gemacermatmakassar#prolanis#senamgemacermat#senam#tanyalimaO#penggunaanobatsaatpuasa
https://www.instagram.com/p/Bxd4XuTAWLb/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=73gpi61zbl7w