TGTGInsighttelegram intelligenceLIVE / telegram public index
← Mathshub: интенсив по математике и Python (aug '22)

TGINSIGHT SIMILAR POSTS

Најди сличен содржај

Изворен канал @pythonmathaug22 · Post #7 · 18 авг.

Добрый день, дорогой студент интенсива! 🎲 Это дружеское напоминание о втором занятии с Анной Чувилиной “Решение задач по программированию на блок-схемах” сегодня 18 августа в 19:00 (мск). ❗️ ВНИМАНИЕ ССЫЛКА: встреча пройдет по ссылке на трансляцию Ждем в 19:00 (мск)! 📝По просьбе преподавателя Анны просим подготовить к занятию бумагу с ручкой или редактор на ноутбуке. Не забудьте подписаться на: — Наш Youtube-канал — Канал в Discord#python-и-математика-интенсив, там будут обсуждения и объявления Если есть вопросы, писать в Discord/Telegram или на [email protected]

Hashtags

Резултати

Пронајдени 1 слични објави

Пребарај: #nilaipembebasan

当前筛选 #nilaipembebasan清除筛选
Gusdurian.Net

@gusduriannet · Post #1695 · 22.08.2019 г., 04:58

#HarlahGusDur #9NilaiUtamaGusDur #NilaiPembebasan LAGI, TENTANG GUS DUR DAN TEOLOGI PEMBEBASAN Saya membubuhkan kata “Lagi” di judul tulisan ini, karena memang pernah membahas topik serupa. Pada tulisan sebelumnya saya mengaitkan isu ini dengan sosok Dom Helder Camara, tokoh yang pernah juga diulas KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Semangat pembebasan dengan fondasi teologis yang dilakukan oleh Gus Dur, memiliki langgam yang sedikit berbeda dengan Teologi Pembebasan Amerika Latin maupun Eropa. Ini adalah sebuah “teologi pembebasan” yang khas Indonesia, dalam lingkup yang lebih sempit lagi, Islam, khususnya, Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai komunitas muslim, NU tentu saja tidak berkiblat pada kosmologi Arab Timur Tengah, tapi Indonesia, Jawa Timur, atau lebih tepatnya Jombang. Bangunan teologi juga ada dalam keriuh rendahan Jombang sebagai locus theologicusnya. Teologi Pembebasan ala Gus Dur, kalaulah itu bisa disebut begitu, menjadi menarik karena disajikan dengan nuansa yang sangat berbeda. Meminjam bahasanya Esposito, Gus Dur adalah seorang modern reformer, but not islamic modernist. Selengkapnya: http://www.gusdurian.net/id/article/pilihan-redaksi/Lagi-Tentang-Gus-Dur-dan-Teologi-Pembebasan/